Author: idean

  • Babinsa dan Personel TNI Padamkan Kebakaran Lahan Perhutani di Pojok Campurdarat

    Babinsa dan Personel TNI Padamkan Kebakaran Lahan Perhutani di Pojok Campurdarat

    doc.pendim0807

    TULUNGAGUNG – Kebakaran melanda sekitar satu hektare lahan Perhutani di Dusun Secang, Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (3/10/2026). Babinsa bersama personel TNI yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak melakukan pemadaman setelah melihat kepulan asap dari kawasan hutan.

    Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 11.40 WIB oleh Babinsa Desa Pojok, Sertu Yudi Riyanto dari Koramil 0807/09 Campurdarat. Saat itu, Babinsa melihat kepulan asap yang berasal dari kawasan lahan Perhutani di Dusun Secang.

    Sertu Yudi Riyanto kemudian bersama sejumlah anggota Koramil yang saat itu sedang melaksanakan kegiatan pra-TMMD langsung menuju lokasi. Total lima personel TNI terlibat dalam upaya penanganan kebakaran tersebut.

    Setibanya di lokasi, para personel segera melakukan pemadaman secara langsung menggunakan peralatan yang tersedia. Upaya tersebut dilakukan untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegahnya meluas ke kawasan hutan di sekitarnya.

    Setelah dilakukan pemadaman selama kurang lebih dua jam, sekitar pukul 13.30 WIB api berhasil dikendalikan. Kobaran api telah mengecil dan kemudian padam. Meski demikian, personel tetap melakukan pengawasan terhadap lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

    Lahan Perhutani yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Vegetasi yang terbakar meliputi tanaman bambu dan jati. Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian personel dalam kejadian tersebut.

    Lokasi kebakaran diketahui berjarak sekitar 1,5 kilometer dari permukiman warga. Jarak tersebut menjadi salah satu faktor yang turut diperhatikan dalam proses pemadaman dan pemantauan agar api tidak berkembang ke area lain.

    Berdasarkan informasi awal yang diterima di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang warga. Namun, dugaan tersebut masih merupakan informasi awal dan belum menjadi kesimpulan resmi mengenai penyebab kebakaran.

    Selain melakukan pemadaman, personel juga melaporkan kejadian tersebut kepada komando atas. Setelah api padam, pengawasan terhadap lokasi tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi penyalaan kembali.

    Respons cepat Babinsa dan personel TNI yang berada di sekitar lokasi menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran tersebut, sehingga api dapat dikendalikan sebelum meluas ke kawasan Perhutani lainnya.

  • Karya Bhakti TNI Bangun Jalan Beton di Desa Manding, Dandim dan Plt Bupati Resmikan Hasil Pembangunan

    do.pendim0807

    Tulungagung – Hasil pembangunan Rabat Jalan Beton melalui program Karya Bhakti TNI Tahun 2026 di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, resmi dimanfaatkan masyarakat. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita secara simbolik oleh Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., Jumat (02/10/2026).

    Pembangunan jalan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan Karya Bhakti TNI dalam membantu meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mendukung aktivitas masyarakat di wilayah pedesaan.

    Rabat jalan beton yang dibangun di Desa Manding tersebar pada dua lokasi. Pada Lokasi I, pembangunan mencakup ruas sepanjang 250 meter dengan lebar 5 meter dan ketebalan 20 sentimeter, serta ruas sepanjang 354 meter dengan lebar 6 meter dan ketebalan 20 sentimeter.

    Sementara itu, pada Lokasi II dibangun jalan beton sepanjang 185 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 20 sentimeter.

    Pembangunan ruas jalan beton diharapkan dapat memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat Desa Manding dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

    Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur melalui Karya Bhakti TNI merupakan bagian dari upaya TNI untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    “Jalan yang sudah dibangun ini merupakan hasil kerja bersama. Kami berharap masyarakat dapat ikut menjaga dan merawat jalan tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Dandim.

    Menurutnya, keberadaan jalan yang memadai tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi warga.

    Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Karya Bhakti TNI berupa pembangunan rabat jalan beton di Desa Manding.

    “Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan pembangunan jalan beton ini. Sinergi dan gotong royong seperti ini sangat penting dalam mendukung pembangunan di wilayah,” ungkapnya.

    Plt Bupati juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan jalan yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya serta bersama-sama menjaga kondisi infrastruktur agar tetap dapat digunakan secara optimal.

    Peresmian tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah. Kehadiran infrastruktur yang lebih baik diharapkan dapat menunjang mobilitas warga serta memberikan dampak positif terhadap kegiatan masyarakat di Desa Manding dan sekitarnya.

  • Dandim Tulungagung Pimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat 50 Prajurit

    doc.pendim0807

    Tulungagung – Sebanyak 50 prajurit Kodim 0807/Tulungagung menerima kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2026. Kenaikan pangkat tersebut ditandai dengan Laporan Korps Kenaikan Pangkat yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., di Aula Makodim 0807/Tulungagung, Kamis (1/10/2026).

    Sebanyak 50 prajurit yang menerima kenaikan pangkat tersebut merupakan personel Bintara dan Tamtama di jajaran Kodim 0807/Tulungagung. Momen kenaikan pangkat ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian prajurit dalam melaksanakan tugas serta tanggung jawab yang telah diemban selama ini.

    Dalam amanatnya, Dandim Tulungagung menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan status atau simbol kepangkatan, tetapi merupakan bentuk penghargaan negara atas prestasi, dedikasi, loyalitas dan pengabdian prajurit dalam menjalankan tugas.

    Menurutnya, kenaikan pangkat juga harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas diri dan semangat pengabdian. Pangkat yang lebih tinggi diharapkan diikuti dengan peningkatan disiplin, profesionalisme serta tanggung jawab dalam melaksanakan setiap tugas.

    “Semoga kenaikan pangkat ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme dan pengabdian. Dengan pangkat yang lebih tinggi, tentunya tanggung jawab yang diemban juga semakin besar,” tegas Dandim.

    Dandim berharap para prajurit yang naik pangkat dapat memberikan kontribusi terbaik bagi satuan serta senantiasa menjaga kehormatan dan nama baik TNI AD dalam setiap pelaksanaan tugas, baik di lingkungan satuan maupun di tengah masyarakat.

  • Kesulitan Air Bersih, Kodim Tulungagung Salurkan Bantuan ke Warga Kresikan dan Pakisrejo

    Kesulitan Air Bersih, Kodim Tulungagung Salurkan Bantuan ke Warga Kresikan dan Pakisrejo

    doc.pendim0807

    Tulungagung – Sejumlah warga Desa Kresikan dan Desa Pakisrejo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, mendapat bantuan pasokan air bersih dari Kodim 0807/Tulungagung melalui kegiatan Bhakti TNI AD, Rabu (30/09/2026).

    Bantuan tersebut disalurkan menyusul kondisi warga di kedua desa yang mengalami keterbatasan dalam memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kehadiran bantuan diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air di tengah kondisi yang mereka hadapi.

    Distribusi air bersih dilakukan dengan mengerahkan satu unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar). Personel Koramil Tipe B 0807/18 Tanggunggunung bersama perangkat desa turun langsung dalam proses pendistribusian hingga air diterima oleh masyarakat.

    Babinsa Desa Kresikan, Sertu Ridwan, juga berada di lokasi untuk membantu mengatur sekaligus memastikan warga binaannya yang membutuhkan memperoleh air bersih. Warga datang dengan membawa berbagai wadah untuk menampung air yang akan digunakan di rumah masing-masing.

    Sertu Ridwan menyampaikan bahwa keterbatasan air bersih menjadi salah satu kondisi yang perlu segera mendapat perhatian karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.

    “Ada warga di wilayah binaan kami yang cukup kesulitan mendapatkan air bersih. Karena air merupakan kebutuhan pokok, kami dari Koramil bersama pemerintah desa berusaha membantu warga yang membutuhkan agar mereka mendapatkan pasokan air,” ungkap Sertu Ridwan.

    Ia menambahkan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus menjadi bentuk kehadiran Babinsa dalam merespons persoalan yang dihadapi warga di wilayah binaannya.

    “Harapan kami, bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga dan mencukupi kebutuhan mereka untuk sementara. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa apabila masih terdapat masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih,” tambahnya.

    Bagi masyarakat, distribusi air bersih tersebut menjadi bantuan yang cukup berarti. Warga dengan antusias memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan persediaan air yang kemudian dibawa pulang guna memenuhi kebutuhan di rumah.

    Kegiatan Bhakti TNI AD tersebut berjalan dengan lancar berkat koordinasi antara personel Koramil, perangkat desa dan masyarakat. Penyaluran air bersih ini sekaligus memperlihatkan peran Babinsa dalam mendampingi masyarakat dan merespons kebutuhan warga secara langsung di wilayah binaannya.

  • Bhakti TNI AD, Kodim Tulungagung Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Sukoharjo

    Bhakti TNI AD, Kodim Tulungagung Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Sukoharjo

    doc.pendim0807

    Tulungagung – Kodim 0807/Tulungagung melalui kegiatan Bakti TNI AD menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dusun Nguri, Desa Sukoharjo, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Selasa (29/09/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

    Penyaluran air bersih dilakukan menggunakan satu unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) dengan melibatkan anggota Staf Teritorial Kodim 0807/Tulungagung, Koramil 0807/11 Bandung, serta perangkat Desa Sukoharjo. Bantuan tersebut menyasar warga RT 04, RT 05, dan RT 06 RW 01 Dusun Nguri.

    Pasiter Kodim 0807/Tulungagung Kapten Inf Doni menyampaikan bahwa kegiatan Bakti TNI AD ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membantu penyediaan air bersih.

    “Melalui kegiatan ini, kami berharap bantuan air bersih yang disalurkan dapat meringankan kesulitan warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus membantu mengatasi kesulitan rakyat,” ungkapnya.

    Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui aksi nyata yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

    Kegiatan penyaluran air bersih berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta mendapat dukungan dari perangkat desa dan warga setempat.

  • Babinsa dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan Perhutani di Besole

    Babinsa dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan Perhutani di Besole

    doc.pendim0807

    TULUNGAGUNG – Kebakaran melanda sekitar setengah hektare lahan Perhutani di Dukuh Nggrebo, Dusun Popoh, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Senin (28/9/2026). Babinsa bersama personel Polsek dan warga bergerak melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas di kawasan tanaman jati.

    Kebakaran diketahui sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah mendapat informasi adanya api di lahan Perhutani, Babinsa Desa Besole, Serka Robik Asnan, bersama satu anggota Koramil Tipe B 0807/12 Besuki langsung melakukan pendampingan pemadaman di lokasi.

    Penanganan kebakaran juga melibatkan tiga personel Polsek serta sekitar empat warga yang ikut membantu proses pemadaman. Seluruh unsur bekerja bersama mengendalikan api dan memastikan kobaran tidak menjalar ke area lahan lainnya.

    Dalam proses penanganan, petugas dan warga melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Setelah api dinyatakan padam, pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama di sekitar lahan yang terbakar.

    Kebakaran tersebut diperkirakan berdampak pada sekitar 0,5 hektare lahan dengan tanaman jati. Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.

    Berdasarkan informasi awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan. Namun, informasi tersebut masih merupakan dugaan awal dan belum menjadi kesimpulan resmi mengenai penyebab kebakaran.

    Hingga proses penanganan selesai, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Petugas bersama warga tetap melakukan pengawasan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali muncul.

    Keterlibatan Babinsa, Polsek, dan masyarakat dalam penanganan tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat pemadaman sekaligus mencegah kebakaran lahan Perhutani meluas.

  • Kodim Tulungagung Gelar Ziarah Daerah Sambut HUT ke-81 TNI, Kenang Jasa dan Teladani Semangat Para Pahlawan

    Kodim Tulungagung Gelar Ziarah Daerah Sambut HUT ke-81 TNI, Kenang Jasa dan Teladani Semangat Para Pahlawan

    doc.pendim0807

    Tulungagung – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 0807/Tulungagung menggelar kegiatan Ziarah Daerah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Rejoagung, Kabupaten Tulungagung, Senin (28/09/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., dan diikuti oleh personel TNI, PNS, Persit Kartika Chandra Kirana, serta personel Yonif TP 886/PJ. Ziarah dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

    Ziarah Daerah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI yang dilaksanakan secara serentak oleh jajaran TNI di berbagai daerah melalui kegiatan ziarah rombongan maupun ziarah nasional.

    Di jajaran Kodam V/Brawijaya, rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah rombongan yang dipimpin Pangdam V/Brawijaya ke Makam Bung Karno di Blitar dan dihadiri unsur Forkopimda pada Jumat (25/09/2026).

    Di TMP Rejoagung, kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh Dandim 0807/Tulungagung di tugu makam pahlawan. Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan bagi bangsa dan negara.

    Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga di makam para pahlawan yang diikuti seluruh peserta ziarah. Suasana berlangsung khidmat, mencerminkan penghormatan mendalam kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Dandim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio menyampaikan bahwa ziarah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk kembali mengingat nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh para pahlawan.

    “Ziarah ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kita kepada para pahlawan yang telah mendahului kita. Dari perjuangan mereka, kita belajar tentang keberanian, pengorbanan, persatuan dan kecintaan kepada tanah air,” ujar Dandim.

    Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan harus terus diwariskan dan diwujudkan dalam pengabdian sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

    “Sebagai generasi penerus, kita memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan tersebut dengan memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. Bagi TNI, hal itu diwujudkan dengan terus menjaga kedaulatan, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.

    Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa momentum HUT ke-81 TNI harus menjadi pengingat bagi seluruh prajurit untuk senantiasa menjaga nilai-nilai perjuangan dan memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

    Kegiatan Ziarah Daerah ini tidak hanya menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, tetapi juga menjadi momen penting untuk mengenang, menghormati, serta meneladani perjuangan dan semangat patriotisme para pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

    Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, rela berkorban, persatuan, dan cinta tanah air dapat terus tertanam dalam diri generasi penerus. Semangat tersebut menjadi modal penting untuk bersama-sama menjaga kedaulatan dan melanjutkan pembangunan bangsa menuju Indonesia yang lebih maju.

    Peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026 mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”. Tema tersebut menegaskan semangat kemanunggalan dan kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat, sekaligus mencerminkan komitmen TNI dalam mengawal kedaulatan negara serta mendukung terwujudnya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur.

  • Babinsa dan Warga Padamkan Kebakaran Hutan di Besuki, Api Melalap Sekitar 100 Meter Persegi

    Babinsa dan Warga Padamkan Kebakaran Hutan di Besuki, Api Melalap Sekitar 100 Meter Persegi

    doc.pendim0807

    TULUNGAGUNG – Kebakaran terjadi di kawasan hutan Dusun Besuki, Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Minggu (27/9/2026). Babinsa bersama masyarakat bergerak cepat melakukan pemadaman setelah warga mengetahui adanya titik api sekitar pukul 10.15 WIB.

    Kebakaran pertama kali diketahui warga setempat yang melihat adanya bagian kawasan hutan yang terbakar. Warga kemudian berupaya melakukan pemadaman agar api tidak meluas ke area di sekitarnya.

    Mendapat informasi tersebut, Babinsa Desa Besuki, Serda Yudha GS, bersama tiga anggota Babinsa lainnya turut mendatangi lokasi dan membantu masyarakat dalam upaya pemadaman.

    Petugas bersama warga melakukan penanganan secara langsung di lokasi. Hingga proses pemadaman berlangsung, api mulai mengecil dan sebagian besar berhasil dikendalikan. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemantauan dan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

    Luas kawasan yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 100 meter persegi. Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian tersebut.

    Berdasarkan informasi awal yang diterima di lapangan, kebakaran diduga sengaja dipicu oleh pembakaran oleh seorang warga berinisial S, warga Desa Besole. Yang bersangkutan telah diamankan untuk dimintai keterangan dan diberikan arahan agar tidak mengulangi perbuatannya.

    Namun, informasi tersebut masih merupakan keterangan awal di lapangan dan belum menjadi kesimpulan resmi mengenai penyebab kebakaran.

    Babinsa bersama masyarakat terus melakukan pemantauan hingga kondisi kawasan dipastikan benar-benar aman dan tidak terdapat sisa titik api. Selama proses penanganan, kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

    Respons cepat warga bersama Babinsa menjadi langkah penting dalam mencegah kebakaran meluas, terutama di kawasan hutan yang berpotensi mudah terbakar saat kondisi lingkungan kering.

  • Babinsa Karangrejo Dampingi Petani Usir Hama Burung, Upaya Maksimalkan Hasil Panen

    Babinsa Karangrejo Dampingi Petani Usir Hama Burung, Upaya Maksimalkan Hasil Panen

    doc.pendim0807

    Tulungagung – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Karangrejo Koramil Tipe B 0807/02 Boyolangu, Serda Muhamad Ali, melaksanakan pendampingan pertanian dengan membantu petani mengusir hama burung di lahan persawahan milik anggota Kelompok Tani (Poktan) Sumber Pangan, Desa Karangrejo, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (26/09/2026).

    Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan untuk melindungi tanaman padi dari serangan hama burung yang berpotensi menurunkan hasil panen. Kehadiran Babinsa di tengah petani merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu mengatasi kendala pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas lahan.

    Serda Muhamad Ali mengatakan bahwa pendampingan pertanian merupakan bagian dari komitmen Babinsa dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani.

    “Kami terus berupaya hadir dan membantu para petani dalam menghadapi berbagai kendala di lapangan. Harapannya, tanaman padi dapat tumbuh optimal, hasil panen meningkat, dan produktivitas pertanian semakin baik sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan petani,” ujarnya.

    Melalui pendampingan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI dan masyarakat dalam menjaga produktivitas pertanian serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

  • Kebakaran Lahan Perhutani di Ngepoh, TNI dan Warga Padamkan Api Seluas Satu Hektare

    Kebakaran Lahan Perhutani di Ngepoh, TNI dan Warga Padamkan Api Seluas Satu Hektare

    doc.pendim0807

    TULUNGAGUNG – Kebakaran melanda sekitar satu hektare lahan Perhutani di Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, pada Sabtu pagi. Api yang muncul di kawasan hutan tersebut sempat berjarak sekitar 150 meter dari permukiman warga(26/09/2026)

    Kebakaran diketahui sekitar pukul 08.00 WIB setelah Danramil 0807/18 Tanggunggunung, Kapten Inf Yudi Asmara, menerima laporan dari warga Dusun Bolu, Desa Ngepoh, mengenai adanya kebakaran di lahan Perhutani.

    Mendapat laporan tersebut, Kapten Inf Yudi Asmara bersama personel piket Koramil langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Upaya pemadaman kemudian dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur Perhutani dan masyarakat sekitar.

    Sebanyak 12 orang terlibat dalam proses pemadaman, terdiri dari tiga personel TNI, dua personel Perhutani, serta tujuh warga. Mereka bekerja sama mengendalikan api agar tidak meluas ke kawasan hutan lainnya maupun mendekati permukiman.

    Setelah dilakukan pemadaman selama sekitar dua jam, api berhasil dikendalikan. Sekitar pukul 10.10 WIB, kobaran api dilaporkan telah padam. Meski demikian, petugas tetap melakukan pengawasan dan pemadaman pada bagian api yang masih mengecil untuk memastikan tidak kembali membesar.

    Dari kejadian tersebut, sekitar satu hektare lahan Perhutani terdampak kebakaran. Tanaman jati di kawasan tersebut dilaporkan dalam kondisi aman. Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian personel dalam peristiwa tersebut.

    Lokasi kebakaran diketahui berada sekitar 150 meter dari permukiman warga. Kondisi tersebut menjadi perhatian petugas selama proses penanganan, sehingga pemadaman dilakukan sekaligus dengan pengawasan agar api tidak menjalar ke area sekitar.

    Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas juga melaporkan perkembangan situasi kepada komando atas. Setelah api berhasil dikendalikan, pemantauan tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api.